Kisah Seputar Selebriti

Polsek Metro Menteng Siagakan 120 Personel, Kawal Aksi Unjuk Rasa di BGN RI dengan Pendekatan Humanis

Jakarta Pusat – warapsari.com – Sebanyak 120 personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Jalan Kebon Sirih No. 1, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

Kesiapan pengamanan diawali dengan apel pelayanan yang dipimpin langsung Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, Apel tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh personel memahami pola pengamanan dan pembagian ploting di setiap akses gedung.

Dalam arahannya, Kapolsek meminta seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan, serta mengedepankan sikap humanis dan persuasif dalam menghadapi massa aksi.

Pada saat apel berlangsung, telah terdapat massa yang berada di sekitar Kantor BGN RI dan menyampaikan keinginan untuk bertemu dengan Kepala BGN RI. Personel kemudian diarahkan untuk menempati titik pengamanan di setiap akses guna mencegah massa masuk secara paksa ke dalam area kantor.

AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menekankan bahwa pengamanan aksi tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara tertib.

Laksanakan pengamanan dengan humanis dan persuasif. Mereka adalah saudara-saudara kita yang ingin menyampaikan aspirasi dan tuntutannya. Tugas kita memastikan penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, serta tidak mengganggu aktivitas maupun keamanan lingkungan,” ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Kekuatan pengamanan terdiri dari 100 personel Sat Brimobda PMJ Yon C Pelopor, 10 personel Polsek Metro Menteng, serta 10 personel pengamanan dalam (Pamdal) BGN RI.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa setiap pengamanan aksi unjuk rasa dilakukan dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, terukur, dan sesuai prosedur.

Kami menjamin masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman. Personel kami diarahkan untuk mengedepankan komunikasi dan pendekatan humanis, namun tetap melakukan pengamanan secara tegas dan terukur apabila terdapat tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” tegas Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button