Kisah Seputar Selebriti

2.191 Personel Disiagakan, Polsek Metro Menteng Perkuat Pengamanan Aksi Mahasiswa di Bundaran HI

Jakarta Pusat – warapsari.com –  Sebanyak 2.191 personel gabungan disiagakan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan aksi unjuk rasa sejumlah elemen mahasiswa di kawasan Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

Kesiapan pengamanan diawali dengan apel dan Tactical Wall Game (TWG) yang digelar pukul 07.15 WIB di halaman parkir Hotel Pullman, Jalan MH Thamrin, Menteng. Apel dipimpin Wadir Polairud Polda Metro Jaya AKBP Sudarsono,

Dalam arahannya, AKBP Sudarsono menekankan agar seluruh personel mengedepankan pendekatan persuasif, sabar, humanis, serta tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap peserta aksi. Personel juga diarahkan menempati ploting masing-masing sesuai tugas dan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Pengamanan dilakukan dengan pola berlapis di sejumlah titik, termasuk kawasan Plaza Indonesia, Hotel Kempinski, Pospol Bundaran HI, hingga akses menuju Semanggi. Personel juga disiapkan untuk mengantisipasi pergerakan massa yang dapat mengarah ke kawasan Bundaran HI.

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Metro Menteng mengerahkan 15 personel yang dipimpin Kompol Samsul Bahri, Wakapolsek Metro Menteng, untuk memperkuat pengamanan di wilayah hukum Polsek Metro Menteng.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa merupakan bentuk pelayanan kepolisian untuk memastikan penyampaian aspirasi berlangsung tertib sekaligus menjaga keamanan masyarakat dan pengguna jalan.

“Personel kami siagakan untuk memberikan pelayanan pengamanan secara profesional, humanis dan terukur. Kami mengedepankan komunikasi serta pencegahan agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman dan tertib,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengatakan jajarannya siap mendukung pengamanan dengan mengedepankan koordinasi dan pendekatan persuasif di lapangan.

“Kami menempatkan personel pada titik-titik yang telah ditentukan untuk mengantisipasi setiap perkembangan situasi. Kami mengimbau seluruh peserta aksi menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan maupun aktivitas masyarakat,” tegas AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Adapun kekuatan pengamanan terdiri dari unsur Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek jajaran, Gakkum gabungan, serta TNI. Setelah apel berakhir sekitar pukul 08.00 WIB, dilakukan pengecekan terhadap perlengkapan personel, termasuk senjata api dan senjata tajam, sebelum seluruh personel menempati ploting pengamanan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button